NGOBRAS LEARNING MAMA
-Ngobrol Asik & Santai Learning Mama-
27 Maret 2017
[VAKSINNGOBRAS LEARNING MAMA
-Ngobrol Asik & Santai Learning Mama-
27 Maret 2017
[VAKSIN KANKER SERVIKS]
๐ฉ๐ป: Jd keingetan vaksin HPV..
Bu ibu udh ad yg pernah?
๐ง๐ป: ini aku sharing tentang vaksin kanker serviks dan penjelasan dari SpOG aku pas vaksin ya, maaf kalo udah ada yang tau hihi: Conclusion:
Papsmear adalah proses screening yang harus dilakukan untuk mengecek bahwa saat vaksin kanker serviks disuntikkan pasien dalam keadaan negatif HVP.
Papsmear terdiri dari 3:
Konvensional — diambil sample dan ditaruh di gelas (tingkat error 30-40%)
Thinprep (LBC/Liquid-Based Cytology) — caranya sudah sama dengan yang dilakukan dr.UF ke Ayu yang berbeda hanya hasil labnya saja yang tidak sekalian dengan cek HPV
Thinprep + HPV (HPV Genotyping + LBC) — ini screening yang ayu lakukan, sekalian di-cek apakah ada virus HPV tersebut dimulut rahim, apabila hasil labnya negatif baru aman untuk di suntik vaksin kanker serviks.
Papsmear harus dilakukan 1 tahun minimal 1x
Hasil lab ini 2 minggu, apabila lebih dari 2 minggu tidak ada info maka telp ke Brawijaya (ext.136) untuk tanya hasil lab.nya & minta tolong diemailkan, setelah kita dapat email hasil lab.segera kirim hasilnya ke WA dr.UF untuk dia bacakan. Kalau negatif kita akan langsung janjian lagi untuk suntik vaksin kanker serviks.
Papsmear gak terlalu berasa menurutku, cuma coel dikit..pengalamanku pas aku ngobrol sama dokter ehhh tau-tau dokternya udah selesai (pdhl aku blm terlalu ngerasa apa2, cuma kerasa tangannya masuk dikit aja, gak diobok-obok kok, hihi aku juga tadinya takut)
Vaksin Cervarix & Gardasil perbedaannya apabila Cervarix vaksin untuk kanker serviks sedangkan Gardasil bisa untuk kanker serviks hingga kutil kelamin, dll (sehingga Gardasil bisa buat laki-laki juga). Tetapi kata dr.UF pakai yang Cervarix saja sebenarnya sudah cukup karena kalau kulit kelamin bisa diobati dengan cara biasa (oles dan minum obat).
Vaksin kanker serviks ini terdiri dari 3 suntikan:
Kalau pakai vaksin yang Cervarix: suntik bulan ke-0 (hari suntik pertama), bulan ke-1 dan bulan ke-6
Kalau pakai vaksin yang Gardasil: bulan ke-0(hari suntik pertama), bulan ke-2 dan bulan ke-6
Selama 7 bulan masa vaksin ini dilarang hamil, apabila hamil maka vaksin dinyatakan gagal dan harus mulai dari awal kembali (apabila sebelum hamil baru 1 suntikan), namun apabila sebelum hamil sudah 2x suntikan maka suntikan ke-3 bisa dilanjutkan setelah melahirkan.
Vaksin ini aman untuk ibu hamil & ibu menyusui
Vaksin ini untuk perempuan 10 tahun - 45 tahun (jadi kata dokter UF Mamaku udah gak bisa, tapiii aku baca-baca di internet katanya bisa sampe 55 tahun).
Vaksin kanker serviks ini amannya dilakukan 3-5 tahun sekali.
Vaksin disuntikkan di lengan atas
Dokter sangat sangat menyarankan segara suntik cerviks bagi yang belum (dimana saja, di dokter siapa pun) karena tingkat kematian karena serviks di Indonesia sangat tinggi, setiap satu jam diperkirakan satu orang wanita Indonesia meninggal dunia akibat kanker serviks. Artinya Indonesia akan kehilangan 600-750 orang wanita yang masih produktif setiap bulannya.
Ayooo segera Papsmear & suntiks kanker serviks Mamakk! :D
http://www.alodokter.com/ini-pentingnya-vaksin-kanker-serviks
------------------------------------
Grup Whatsapp Learning Mama
Contact Person: +6282216417535
Happy sharing & caring! ❤ KANKER SERVIKS]
๐ฉ๐ป: Jd keingetan vaksin HPV..
Bu ibu udh ad yg pernah?
๐ง๐ป: ini aku sharing tentang vaksin kanker serviks dan penjelasan dari SpOG aku pas vaksin ya, maaf kalo udah ada yang tau hihi: Conclusion:
Papsmear adalah proses screening yang harus dilakukan untuk mengecek bahwa saat vaksin kanker serviks disuntikkan pasien dalam keadaan negatif HVP.
Papsmear terdiri dari 3:
Konvensional — diambil sample dan ditaruh di gelas (tingkat error 30-40%)
Thinprep (LBC/Liquid-Based Cytology) — caranya sudah sama dengan yang dilakukan dr.UF ke Ayu yang berbeda hanya hasil labnya saja yang tidak sekalian dengan cek HPV
Thinprep + HPV (HPV Genotyping + LBC) — ini screening yang ayu lakukan, sekalian di-cek apakah ada virus HPV tersebut dimulut rahim, apabila hasil labnya negatif baru aman untuk di suntik vaksin kanker serviks.
Papsmear harus dilakukan 1 tahun minimal 1x
Hasil lab ini 2 minggu, apabila lebih dari 2 minggu tidak ada info maka telp ke Brawijaya (ext.136) untuk tanya hasil lab.nya & minta tolong diemailkan, setelah kita dapat email hasil lab.segera kirim hasilnya ke WA dr.UF untuk dia bacakan. Kalau negatif kita akan langsung janjian lagi untuk suntik vaksin kanker serviks.
Papsmear gak terlalu berasa menurutku, cuma coel dikit..pengalamanku pas aku ngobrol sama dokter ehhh tau-tau dokternya udah selesai (pdhl aku blm terlalu ngerasa apa2, cuma kerasa tangannya masuk dikit aja, gak diobok-obok kok, hihi aku juga tadinya takut)
Vaksin Cervarix & Gardasil perbedaannya apabila Cervarix vaksin untuk kanker serviks sedangkan Gardasil bisa untuk kanker serviks hingga kutil kelamin, dll (sehingga Gardasil bisa buat laki-laki juga). Tetapi kata dr.UF pakai yang Cervarix saja sebenarnya sudah cukup karena kalau kulit kelamin bisa diobati dengan cara biasa (oles dan minum obat).
Vaksin kanker serviks ini terdiri dari 3 suntikan:
Kalau pakai vaksin yang Cervarix: suntik bulan ke-0 (hari suntik pertama), bulan ke-1 dan bulan ke-6
Kalau pakai vaksin yang Gardasil: bulan ke-0(hari suntik pertama), bulan ke-2 dan bulan ke-6
Selama 7 bulan masa vaksin ini dilarang hamil, apabila hamil maka vaksin dinyatakan gagal dan harus mulai dari awal kembali (apabila sebelum hamil baru 1 suntikan), namun apabila sebelum hamil sudah 2x suntikan maka suntikan ke-3 bisa dilanjutkan setelah melahirkan.
Vaksin ini aman untuk ibu hamil & ibu menyusui
Vaksin ini untuk perempuan 10 tahun - 45 tahun (jadi kata dokter UF Mamaku udah gak bisa, tapiii aku baca-baca di internet katanya bisa sampe 55 tahun).
Vaksin kanker serviks ini amannya dilakukan 3-5 tahun sekali.
Vaksin disuntikkan di lengan atas
Dokter sangat sangat menyarankan segara suntik cerviks bagi yang belum (dimana saja, di dokter siapa pun) karena tingkat kematian karena serviks di Indonesia sangat tinggi, setiap satu jam diperkirakan satu orang wanita Indonesia meninggal dunia akibat kanker serviks. Artinya Indonesia akan kehilangan 600-750 orang wanita yang masih produktif setiap bulannya.
Ayooo segera Papsmear & suntiks kanker serviks Mamakk! :D
http://www.alodokter.com/ini-pentingnya-vaksin-kanker-serviks
------------------------------------
Grup Whatsapp Learning Mama
Contact Person: +6282216417535
Happy sharing & caring! ❤
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
๐
๐๐
LEARNING MAMA COPYRIGHT 2017๐
๐๐
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
๐ฅFP : Learning Mama
๐ทInstagram : @learningmama.indonesia
๐Web : www.komunitaslearningmama.blogspot.com
NGOBRAS LEARNING MAMA
[[[ Ngobrol Santai Learning Mama 27 April 2017 ]]]
๐ฉ Tanya :
Mommies , kalau anak umur 15m ,misal dibilang "jangan kesitu nanti jatoh". "Awas nanti kejedot" dan contoh kalimat jangan , awas dan lainnya
Nnt psikologi anaknya gmn ya? Mksdnya anak akan bagaimana kalau sering dengar kata jangan dan awas?
Jawab ๐
๐ฉ : Kalo ga salah kalimatnya kurang tepat mbak
Coba ganti ke penjelasan kenapa dia ga boleh baik ke meja, dan fungsinya kaki buat jalan ke mesjid misalnya
๐ฉ : Klo kasi kata jangan kedengerannya negatif
Lebih baik diganti kebalikannya jd kedengerannya enak gt ditelinga
๐ฉ : Misua tanya, emang klo bilang jangan apa efekny?
Gmn bun jwbny ya
๐ฉ : Klo kasi kata jangan nanti anak bingung, dibilang jangan lari lalu saya harus ngapain
Jadi lebih baik kasi kata lain utk solusinya gt, jd anak tau oh berarti saya harus jalan pelan2 biar ga jatoh
Cmiiw
๐ฉ : Waah aku blm berhasil tu berkali2 nyoba ga pake kata "jangan" ๐
Pasti keluar jangan dl, baru trs dikasih tau yg bener gmn . Syusaaah ๐ญ
๐ฉ : Aku juga masih sering pake kata jangan.. ๐
Baru berhasil ngurangin "ancaman".
Nanti jatoh, nanti kejeduk, nanti kena minyak.
๐ฉ : Aku pernah baca tp lupa dimana dan lg tak cari blm ketemu,
Memang pendidikan anak dlm islam pun ada kata jangan . Dr lukman ke anaknya "jangan lah kamu menyekutukan Allah" tapi kalo ga salah itu tepat untuk anak usia diatas 7 taun
Dibawah itu dia blm bs nangkep maksudnya kata jangan
๐ฉ : Kalo aku lagi berusaha untuk tidak menggunakan kata jangan, mom..
Kalo mau bilang jangan lari, aku bilang 'jalan aja'
Kalo jangan manjat, aku bilang 'mainnya dibawah aja'
Pas parenting, psikolog nya bilang untuk mengganti dengan kalimat positif suruhan, bukan larangan. Karena kalo pake larangan, anak akan mengingat kata yang di belakang kata 'jangan'
Cmiiw
Dan lagi, kalo kita tambah dengan 'nanti jatuh, luka, kejedod' dll, itu kayak semacam doa.. ☺
Kadang jika ancaman nya tidak boleh melakukan/ main yang anak sukai, malah berhasil.. Wkwkwkwk
๐ฉ : Tapi aku perhatikan sih semakin banyak kata jangan, si anak malah makin disengajain.
Atau malah ditanya kenapa?
"Kakang jangan lari-lari yaa..."
"Kenapa?"
"Ibu takut kakang jatuh"
"Gpp.. jatoh aja. Nanti ibu obatin"
๐ก๐ค๐ซ
Makanya aku sih lebih suka mengalihkan perhatian/aktifitasnya.
๐ฉ : Bagaimana dgn kata "tidak boleh" bun?
๐ฉ : Menurutku tidak boleh tu menuntut penjelasan lain.. Pasti ditanya lagi, kenapa tidak boleh, kenapa tidak bagus, bla bla.. Tapi menurutku itu tandanya cerdas.. ๐ค
๐ฉ : Imho, jangan ,masih aku pakai untuk kalimat
1.larangan yang benar2 terlarang dan tidak bisa dibantah.
2.larangan dalam bentuk bahaya, di depan mata saat itu juga dan gak memungkinkan cari kata pengganti.
Menghindarkan kata jangan dan diganti menjadi kalimat positif diluar 2 point diatas, dan meniadakan kata jangan menjadi WAJIB ketika aku affirmasi anak ketika sedang anteng, makan atau mandi atau lagi bahagia.
๐ฉ : Waduh, kata2 nanti itu masuknya ancaman toh, bukannya kita nyoba kasih tau konsekuensinya?
Soale aku sering misal anak mau main kabel , trs aku langsung bilang :
"No no"
"Tidak ya, nanti abang bisa kesetrum.."
Kalau ga gitu, trs gimana dong cara ngomongnya? ๐
Aku giveup akhirnya pake kata jangan, no, karna lagi explore mcm2, misal lagi maunya main kabel, dialihkan ke lainnya, balik lagi ke kabel, akhirnya jangan keluar juga ๐
๐ฉ : Menurutku ini bukan ancaman, tapi menjelaskan sebab akibat yang real. Ini harus supaya anak memilih , hehe
Ancaman itu bernada menakut2i, dengan sesuatu yang sebenarnya itu gak akan benar2 terjadi.
*cmiiw ๐
Intinya aku fleksibel aja, sebutuhnya aja, kalau psikologi balita ya memang seperti itu, semakin dilarang semakin ingin tahu, apapun kalimat nya hehe
Insya allah nanti masa masa ini terlewati ๐
๐ฉ : Ini ibuku yang bilang. ๐
Jadi yaa buat aku, kata-kata tsb masuknya ancaman buat farrel.
Beda keluarga beda tipe parenting kan dan pasti beda penggolongan kalimat-kalimat yang biasa dipake
tentang anjuran untuk menghindari kata jangan itu bertentangan dengan ajaran agama? Ada sebagian orang yang bilang begitu, tapi apakah benar demikian?
Nah ini menarik sekali untuk di ketahui.
Salah satu ulasan lengkapnya mengenai hal tersebut bisa dibuka masing2 yaa di web kalo mama2 mau baca-baca buat referensi:
http://ayahkita.blogspot.co.id/2014/09/benarkah-parenting-bertentangan-dengan.html
http://ayahkita.blogspot.co.id/2014/09/benarkah-parenting-bertentangan-dengan.html?m=1
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
LEARNING MAMA COPYRIGHT 2017
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Grup whatsapp Learning Mama ( Ibu Pembelajar )
๐ฅFp : Facebook.com/learningmamaa
๐ธInstagram : Instagram.com/Learningmama.indonesia
๐Web : http://komunitaslearningmama.blogspot.com
๐ฉ CP : Mom Anita ( 081249125905 )
*[NGOBRAS LM - MULTILINGUAL , ANAK JADI BINGUNG? SPEECH DELAYED? ]*
๐ฉ : Mom yg biasanya ngobrol sehari2 sm anak'y pke b. daerah, klo bacain buku/dongeng/ngenalin animal buah kyk gtu pke bhasa apa mom2 dsini? Klo pke b. Indo / english bikin anak bingung bhasa gk ya? Share pngalaman mma2 dsini dong ๐ ak calon mama tp udh kpikiran bahsanya ntr gmn hhe
๐ฉ : Saya asli jawa
Dari lahir ngomong bahasa jawa sama anak..
Anak mulai bisa diajak komunikasi 2 arah diajarin doa makan..doa tidur
Kalau ngajarin nama buah"an..hewan pakai bahasa indonesia dalam menyebutnya.
๐ฉ : Aku sehari" ngobrol pke bhasa daerah.. Ngenalin animal, buah gitu" jg pke bhasa sunda.. B.Indonya aku biarin dia tau sendiri ๐
๐ฉ : Just share
Aku sehari2 pake bhs indonesia
Nanti ada saatnya koq dia imitating atau mulai niru2 omongan kata2 orang
Dia niru neneknya ngomong bhs daerah
Trus klo ntn tv dia niru bhs inggris walo blm bs R
Ntn ipin upin aja dia niru bisanya butu butu butu (betul betul betul) doank
๐ฉ : Kalau saya, komunikasi sama anak pake bahasa sunda, bacain buku pakai bahasa Indo/Inggris (inggris dari pen). Ngenalin kosakata bahasa sunda dl, bhs Inggris di kesempatan yg lain, bahasa indo d kesempatan yg lain jg.
Sebagian lingkungan keluarga besar mggunakan sunda, sebagian lg mggunakan indo. Lingkungan rumah indo.
Secara teori, yg sy tahu, fitrahnya anak bs mguasai banyak bahasa. Makanya, sy sediakan input berbagai bahasa.
Prakteknya, kalau Kita ngeliat anak indo Trs tggal di LN, trnyta Mereka jd bs jg bicara bhs keduanya.
Atau jgn jauh", tmn yg ngomong sama anaknya indo tp sama suami jawa. Eh anaknya bs bhs jawa jg.
Yg Mnrt sy jd permasalahan adalah Ada anak yg kesiapan utk produksi bahasanya cepet Ada yg Enggak. Kalau brdsarkn teori, anak akan produksi jika comprehensible input cukup Dan anak siap.
Yg saya tahu seperti itu.
#CMIIW
๐ฉ : Iya aku setuju sama Mom restri. Pas aku baca, kalo karena multilingual harusnya dari awal. Lagipula katanya mitos itu yg krn multilingual bisa bikin anak speech delay. Aku cari cari resume kulwap nya belum nemu tapi ๐
๐ฉ : Makasih ya infonya mama2 dsini.. was2 soalny ada yg bilang multilingual bikin anak bingung jd telat bicara ๐
๐ฉ : Masalah multilingual.
Afaik, butuh konsistensi dari orang di sekitar anak.
Bicara itu beda dengan berbahasa. Dan berbahasa itu butuh proses lebih panjang dari sekedar bicara
Ini dari sharing sama temen yang tinggal di denmark:
Hasil bincang2 sama nakes yg suka datang ngawasin perkembangan Alan (kayak posyandu berjalan ini) dan petugas balai kota.
Bahasa itu bukan sekedar kata2. Bahasa itu alat komunikasi, ada perasaan di dalamnya. Kalau kita mengajarkan anak bahasa bukan bahasa ibu (native), ada perasaan yg hilang. Setengah dari tujuan bahasa berkomunikasi itu hilang. Anak tdk berkembang seutuhnya.
Berdasarkan riset di Denmark. Dulu Denmark menganut paham pakai bahasa Danish sejak awal agar anak2 ga kesulitan di sekolah.
Ternyata anak2 imigran yg sejak awal diajarkan ortunya komunikask bhs Danish lebih trouble setelah besar. Karena ikatan family yg kurang, karena dari kurangnya perasaan saat komunikasi.
Jadi sekarang disarankan di rumah pakai bahasa native masing2 ortu biar perkembangan anak utuh.
Untuk input, dijamin anak pasti ngerti. Tapi untuk output, yg susah.
Butuh konsistensi. Jadi anak tdk bingung dia harus bicara bahasa apa sama org yg mana.
Jadi, input A, output A.
Ga campur2 input ABC trus, outputnya apa.
Ada beberapa anak temenku juga yang didiagnosis speech delay karena multilingual.
Kuncinya di konsisten dengan satu bahasa.
Boleh bilingual asal memang itu bahasa ibu.
Aku sih liatnya anak-anak yang speech delay karena bilingual ternyata karena ortunya ngga konsisten. Atau hanya pake bahasa sepotong-sepotong.
Jadi anak ngerti tapi bingung ngungkapinnya.
Proses bicara itu kan kayak anak lagi masang puzzle.
Untuk bisa bicara kan anak perlu memahami dulu.
Ini seperti yg DSA Alan bilang.
Outputnya jadi bingung. Karena anak awal2 input ABC (beda2 bahasa). Tapi pas mau keluar, dia bingung mau bilang anjing atau dog.
Kalau konsisten di awal, dia tahu, ke ibu bilang anjing, ke ayah bilang dog.
Saya lihat di Denmark lebih memperhatikan perkembangam psikologi anak yah.
Jadi, kemampuan bahasa bukan sekedar banyak2an bahasa yg dikuasai. Tapi lebih pada kemampuan menyalurkan emosi
๐ฉ : mau nimbrung juga.. bner kata budok.. bukan cuma ngajarin kata2 yg kita sendiri ga terlalu memaknai.. aku dan suami di rumah pake bahasa indonesia..
tp begitu ayra di rumah neneknya.. pure bahasa sunda.. tapi yaa krn emang masih bahasa ibu jd ga ada masalah.. kalo sama aku ayra bilang: "duduk miih.. duduk"
tp kl di rumah neneknya dia bilang "eniii.. calik" ๐ aku awalnya heran knp bisa switch gt hebat.. ternyata setelah baca penjelasan budoknis baru paham ๐
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
LEARNING MAMA COPYRIGHT 2017
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Grup whatsapp Learning Mama ( Ibu Pembelajar )
๐ฅFp : Facebook.com/learningmamaa
๐ธInstagram : Instagram.com/Learningmama.indonesia
๐Web : http://komunitaslearningmama.blogspot.com
๐ NGOBRAS ( ngobrol santai ) Learning Mama ๐
_TT ( Toilet Training )_
JUST SHARE
Doc, kapan anak sy belajar ngenge dan pipis pada tempatnya....
By Mohammad Muchlis on Thursday, June 30, 2011 at 2:56pm
Created by : dr.Mohammad Muchlis, SpA
Pedoman Untuk Orang Tua
Pengaturan buang air besar dan berkemih diperlukan untuk ketrampilan sosial, Mengajarkan toilet training (TT) membutuhkan waktu, pengertian dan kesabaran. Hal terpenting untuk diingat adalah bahwa anda tidak dapat memaksakan anak untuk menggunakan toilet. The American Academy of Pediatrics telah mengembangkan brosur ini untuk membantu anak anda melewati tahap penting perkembangan sosial.
Kapan anak siap untuk toilet training?
Tidak ada patokan usia kapan TT harus dimulai. Saat yang tepat tergantung dari perkembangan fisik dan mental anak. anak berusia di bawah 12 bulan tidak mempunyai kontrol terhadap kandung kemih dan BAB, 6 bulan sesudahnya ada sedikit kontrol. Antara 18 dan 24 bulan beberapa anak sudah menunjukkan kesiapan, tetapi beberapa anak belum siap sampai usia 30 bulan atau lebih.
Anak anda seharusnya juga sudah siap secara emosional. Harus ada kemauan sendiri, tidak melawan atau menunjukkan tanda-tanda ketakutan. Jika anak bertahan kuat, sebaiknya ditunggu beberapa saat.
Mengajarkan TT sebaiknya santai dan hindari kemarahan. Ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang dapat mengontrol kapan dan dimana anak ingin BAK atau BAB kecuali anak itu sendiri. Hindari pemaksaan yang berlebihan. Anak pada usia TT mulai timbul kesadaran terhadap diri sendiri. Mereka mencari cara untuk menguji keterbatasan mereka. Beberapa anak melakukannya dengan cara nenahan keinginan BAB-nya.
Perhatikan tanda-tanda berikut ini untuk menilai kesiapan anda:
Anak anda tidak mengompol minimal 2 jam saat siang hari atau setelah tidur siang.
BAB menjadi teratur dan dapat diprediksi
Ekspresi wajah, postur menjadi tubuh dan kata-kata yang menunjukkan keinginan BAB atau BAK.
Keadaan stress di rumah bisa membuat proses ini menjadi sulit. Kadang-kadang sangat bijaksana untuk menunda TT dalam situasi berikut ini:
Keluarga anda baru pindah atau berencana akan pindah dalam waktu dekat.
Anda sedang menantikan kelahiran bayi atau baru mendapatkan seorang bayi.
Ada penyakit berat, kematian atau seseorang dalam keluarga sedang mengalami krisis.
Bagaimanapun juga bila anak anda tidak mengalami hambatan dalam TT, maka tidak ada alasan untuk menghentikannya karena situasi-situasi tersebut.
Anak anda dapat mengikuti perintah-perintah sederhana
Anak anda dapat berjalan dari dan ke kamar mandi, serta membantu melepas pakaian.
Anak anda tampak tidak nyaman dengan popok yang koor dan ingin diganti.
Anak anda meminta menggunakan toilet atau pot.
Anak anda meminta menggunakan pakaian dalam seperti anak yang lebih besar.
Bagaimana mengajar anak anda menggunakan toilet ?
Anda seharusnya memutuskan dengan hati-hati kata-kata apa yang akan digunakan untuk menggambarkan bagian-bagian tubuh, urine, dan BAB. Ingatlah bahwa kata-kata tersebut akan didengar juga oleh teman, tetangga, guru, dan orang-orang lain. Sebaiknya gunakan kata-kata yang sudah umum digunakan supaya tidak membingungkan atau mempermalukan anak anda.
Hindari penggunaan kata-kata "kotor", "nakal" atau jorok untuk menggambarkan urine atau feses. Istilah negatif ini akan membuat anak anda merasa malu dan bingung. Ajarkan BAB dan BAK dengan cara sederhana. Anak anda mungkin ingin tahu dan mencoba untuk bermain dengan fesesnya. Anda dapat mencegah hal ini tanpa membuat anak anda sedih, katakan bahwa feses bukan sesuatu untuk dimainkan.
Ketika anak anda sudah siap, anda sebaiknya memilih pot (potty chair) untuk BAK atau BAB. Pot lebih mudah digunakan untuk anak kecil, karena pendek sehingga anak tidak sulit untuk duduk diatasnya dan kaki anak dapat mencapai lantai.
Anak-anak sering tertarik dengan aktifitas dalam kamar mandi keluarga. Kadang-kadang biarkan mereka memperhatikan orang tuanya saat pergi ke kamar mandi. Dengan melihat orang dewasa menggunakan toilet akan membuat mereka mempunyai keinginan yang sama. Jika memungkinkan ibu sebaiknya memperlihatkan cara yang benar kepada anak perempuannya, sedangkan ayah kepada anak laki-lakinya. Anak-anak dapat juga mempelajari cara ini dari kakak atau teman-temannya.
Ajarkan anak anda untuk memberitahukan bila dia ingin BAB atau BAK, Anak anda sering memberitahu anda pada saat dia sudah mengompol atau BAB. Hal ini merupakan tanda bahwa anak anda mulai mengenal fungsi tubuhnya. Ajarkan anak anda lain kali harus memberi tahu anda sebelumnya.
Sebelum BAB anak anda mungkin merintih, atau mengeluarkan suara-suara aneh, jongkok, atau berhenti beberapa saat. saat mengedan wajahnya akan menjadi merah. Jelaskan pada anak tanda-tanda tersebut adalah petunjuk saatnya menggunakan toilet.
Kadang-kadang lebih lama mengenal keinginan untuk BAK daripada keinginan untuk BAB. Beberapa anak belum dapat mengontrol keinginan BAK selama beberapa bulan setelah mereka dapat mengontrol BAB. Beberapa anak mampu mengontrol BAK terlebih dahulu. Sebagian besar anak laki-laki belajar BAK dengan cara duduk terlebih dahulu, kemudian baru dengan cara berdiri. Ingatlah bahwa semua anak berbeda.
Ketika anak anda tampak ingin BAK atau BAB, pergilah ke pot. Biarkan anak anda duduk di pot beberapa menit, Jelaskan bahwa anda ingin anak anda BAB atau BAK di situ. Bergembiralah, jangan memperlihatkan ketegangan. Jika anak anda protes dengan keras, jangan memaksa. Mungkin anak anda belum saatnya untuk memulai TT.
Sebaiknya anak dilatih menggunakan pot secara rutin, misalnya menjadi kegiatan pertama di pagi hari ketika anak anda bangun, setelah makan, atau sebelum tidur siang. Ingatlah bahwa anda tidak dapat mengontrol kapan anak anda BAB atau BAK.
Keberhasilan TT tergantung pada cara pengajaran bertahap yang sesuai dengan anak anda. Anda harus mendukung usaha anak anda. Jangan menginginkan hasil yang terlalu cepat. Berikan anak anda pelukan dan pujian jika mereka berhasil. Bila terjadi kesalahan jangan mamarahi atau membuat mereka sedih. Hukuman akan membuat mereka merasa bersalah dan membuat TT menjadi lebih lama.
Ajarkan anak anda kebiasaan menjaga kebersihan. Tunjukkan cara cebok yang benar. Anak perempuan seharusnya membersihkan dari depan ke belakang untuk mencegah penyebaran kuman dari rektum ke vagina atau kandung kemih. Pastikan anak laki-laki maupun perempuan mencuci tangan mereka setelah BAB atau BAK.
Beberapa anak percaya bahwa urine atau feses adalah bagian dari tubuh mereka, melihat fesesnya disiram mungkin menakutkan dan sulit untuk dimengerti. Beberapa anak takut mereka akan tersedot ke dalam toilet bila disiram saat mereka masih duduk di atasnya. Orang tua harus mengajarkan mereka keinginan untuk mengontrol, biarkan mereka mencoba menyiram tissue ke dalam toilet. Hal tersebut akan menghilangkan ketakutan mereka terhadap suara berisik air dan mereka dapat melihat benda yang menghilang, masuk ke dalam toilet.
Ketika anak anda mulai sering berhasil, tingkatkan dengan penggunaan celan latihan (training pants). Kejadian tersebut menjadi sangat istimewa. Anak anda akan merasa bangga telah mendapat kepercayaan dan merasa tumbuh. Bagaimana pun juga bersiaplah terhadap terjadinya "kecelakaan". Akan membutuhkan waktu berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan sebelum TT selesai. Sebaiknya tetap melanjutkan latihan duduk di pot di siang hari. Jika anak anda dapat menggunakan pot dengan sukses, ini merupakan kesempatan untuk memuji. Bila tidak ini masih merupakan latihan yang baik.
Pada awalnya, banyak anak akan BAB atau BAK segera setelah diangkat dari toilet. Perlu waktu untuk anak anda belajar relaksasi otot-ototnya untuk mengontrol BAB atau BAK. Bila sering terjadi "kecelakaan" seperti ini, berarti anak anda belum siap untuk TT.
Kadang-kadang anak anda akan meminta popok saat merasa akan BAB dan berdiri di satu tempat tertentu untuk defekasi. Ajak anak anda mengenali tanda-tanda keinginan BAB. Anjurkan kemampuannya dengan duduk di atas pot tanpa popok.
Pola defekasi bervariasi. Beberapa anak 2-3 kali per hari. Anak lain 2-3 hari sekali. Feses yang lunak membuat TT lebih mudah untuk anak dan orang tua. Terlalu memaksa anak dalam TT dapat menimbulkan masalah BAB jangka panjang.
Bicarakan dengan dokter anak anda bila terjadi perubahan kebiasaan BAB atau bila anak anda menjadi tidak nyaman. Jangan gunakan laksatif, supositoria, atau enema, kecuali dianjurkan oleh dokter.
Sebagian besar anak dapat mengontrol BAB dan BAK di siang hari saat usia 3-4 tahun. Bahkan setelah anak anda tidak mengompol di siang hari masih perlu waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk tidak mengompol di malam hari. Sebagian besar anak perempuan dan lebih dari 75% anak laki-laki mampu tidak mengompol di malam hari setelah usia 5 tahun.
Anak anda akan menunjukkan kepada anada jika dia sudah siap pindah dari pot ke toilet sesungguhnya. Pastikan anak anda cukup tinggi, dan latihlah tahap demi tahap bersama mereka.
Dokter anak anda dapat membantu.
Bila timbul masalah sebelum, saat, atau setelah TT, bicarakanlah dengan dokter anak anda. Kadang-kadang masalahnya tidak terlalu berat dan dapat diatasi segera, tetapi kadang-kadang timbul masalah fisik dan emosional yang memerlukan terapi. Bantuan, nasihat, dan dukungan dokter anak dapat membuat TT lebih mudah. Dokter anak anda juga dilatih untuk mengidentifikasi dan menangani masalah-masalah yang lebih serius.
Penulis : Dr Rini Sekartini SpAK, Staf Divisi Pediatri Sosial RSCM/FKUI.
tanya jawab dan pembahasan secara detail dapat dilihat di group "ROOM FOR CHILDREN" Smoga bermanfaat ^_^
????⚕ Are You Potty Training Too Soon?
Rushing your child can cause bladder issues and more
May 18, 2015
Are You Potty Training Too Soon?
The pressure to potty train can be intense. Your child’s day care or preschool has set a deadline. You want to keep up with others in playgroup. And, honestly, you can’t wait to ditch that diaper bag.
Cleveland Clinic is a non-profit academic medical center. Advertising on our site helps support our mission. We do not endorse non-Cleveland Clinic products or services. Policy
But don’t let external factors like these push you, says pediatric urologist Jeffrey Donohoe, MD.
“So many parents get frustrated or run into problems when they try to train a child who just isn’t ready,” he says.
The right age to potty train
While there’s no right age to potty train, Dr. Donohoe recommends parents wait until their child is between 2.5 and 3.5 years old.
“That’s when most children have enough brain and bladder development to potty train successfully,” he says.
Accidents still may happen. Daytime accidents are normal until about age 5, he notes. Bed-wetting can persist longer.
Why rushing your kid can be harmful
Still, you can’t blame parents for wanting to instill mature behavior in their children. So what’s the harm in potty training early? Plenty.
Bladder issues. “Potty training too soon can make your child a chronic holder,” warns Dr. Donohoe.Young children may know not to wet their underwear. But that’s not the same as having the discipline to take themselves to the bathroom.“If your child is only urinating two or three times per day, that’s not enough,” says Dr. Donohoe. “Holding urine too long can cause urinary tract infections, especially in girls.”Kids should urinate five or six times per day, he says. That’s every two to three hours.Chronic holders also tend to have more issues with daytime wetting (enuresis). About 15 percent of 5-year-olds struggle with it, says Dr. Donohoe. There’s a host of causes, neurological and anatomical. But most often, daytime wetting is a behavioral problem caused by bad toileting habits — potentially brought on by early potty training.“Most of the time, getting kids on a regular bathroom schedule is enough to stop accidents,” says Dr. Donohoe.
Parent-child stress. Potty training too early can make the process more difficult than it needs to be — for you and your child. And you don’t want your child to link potty use with frustration and tension.“Forcing children to do something they’re not ready for can affect their development,” says Dr. Donohoe. “The child can develop anxiety, especially around his or her parents, which can have repercussions on the parent-child relationship.”
When it’s taking too long
Potty training is a natural process — one that will happen for most children by age 4.
“Give them reasonable time to master potty training on their own,” says Dr. Donohoe.
If your child is still having difficulty by age 4, talk to your pediatrician. If his or her development is otherwise normal, he or she may just need a little more time. By age 5, if toileting is still a concern, it’s time to see a pediatrician or pediatric urologist to evaluate other issues.
๐Tanya Jawab ๐
๐ฑ๐ป♀Moms...share dong yang anaknya sudah lulus toilet training...mending pake potty training atau langsung di toilet belajarnya?
๐ฉ๐ป Sama aja mom intinya mau poke potty ato langsung
Klo aku langsung ke toilet
๐ฉ๐ป๐ผKalo ak males bersihin potty nya.. Jijik gmana gtu.. ๐ Mending langsung aja..
๐ฑ๐ป♀Bunga beli potty training tp ga kepake sama sekali karna belajarnya langsung ke toilet ๐
๐ฉ๐ป Aku pake potty
Dan ngga lama prosesnya karena farrel udah bisa komunikasi 2 arah, dan toilet trainingnya atas kemauan dia sendiri.
Soundingnya cuma
"Kakang kan sudah mau sekolah, kalo mau sekolah sudah tidak boleh pake pampers. Pipis dan pupup di kamar mandi yaa."
๐ฉ๐ป๐ผNgomongi. Potty training orang jawa ngomongnya tatur karena anakku klo pup susah akhir akhir ini pupnya di tatur terus
๐ฑ๐ป♀Mana aja boleh. Coba toilet dulu, kalo masih takut, potty. Kalo ga mau juga, ya uda di lantai aja. PR bgt tapih.. Hahaha
๐ฉ๐ป ๐ hahaha..dilantai...
Siap...aku mau coba semuanya
๐ฑ๐ป♀ Klo sy sendiri, pas ledia usia kurleb 8blnan udah diajak ke toilet.posisinya dia duduk di atas kita smbil ngangkang (kbayang ga mom hehe).. terus maju ke usia 10blnan beli bantalan toilet ituloh (apasih namanya potty jg bukan yak?).smpe sekarang usia 2taun pake ky gtu terus.. ๐
๐ฉ๐ป Mbak, yg penting dia uda ga brojol di celana itu udah sukses maksimal ๐
๐ฉ๐ป๐ผ Toilet duduk ya...iya kebayang...hehe
๐ฑ๐ป♀Alhamdulillahnya di rumah nenek2nya di kampung, toilet duduk smua jd ga riweuh. Tp klo mau mpup dan kbetulan toiletnya jngkok,hadeuh...riweuh moom ๐
๐ฉ๐ป Hehe...iya ya...berarti sesekali ajari dua kondisi ya...duduk dan jongkok...๐
๐ฉ๐ป๐ผKlo jngkok bebeb maunya dilantai kamar mandi ๐
๐ฑ๐ป♀Beda2 ya. Alhamdulillaah anakku 1.5 tahun udah lancar pake toilet jongkok. Krna dari awal diajarin langsung pake yg jongkok, asal ibu sabar ngajarin, santaii & anak bisa diajak kerja sama ๐
๐ฉ๐ป Iya nih masih *pr* ๐
๐ฉ๐ป๐ผ Ngomongin ttg toilet training, mau share pengalaman dikit..
Zhafran dulu sejak bayi udah ak terapin toilet training, jadi pas bayi eek kaki n pantatnya diangkat dikit, kan lama" kita hafal tu jam"nya pipis n eek bayi, keliatan dr ekspresi n nangisnya, nah pas udah 3-4 bulan kalo mau eek ak bawa dia k toilet, trs ak duduk d kursi, bayi dipangku sedikit sambil diangkat kakinya, pipis n eek lah dia, tiap bangun tidur ak biasain gitu, alhamdulillah jarang ngompol n eek d popok kalo siang, dari usia merangkak kalo mau pup pasti deket" k emakny sambil ekspresi muka berkeringat mau pup..๐ kalo sekarang udah 2th masih pake popok pas malem bobok aja, emaknya yg males bangun.. Hehe
Aku diajarin gitu sm emakku dulu.. Alhamdulillah gampang sih klo udah biasa
๐ฑ๐ป♀ Langsung dibawa ke toilet ya mom? Jongkok skrg atau duduk
๐ฉ๐ป๐ผ Toilet jongkok pernah, duduk pernah, kalo masih bayi belum bisa duduk atau belum bisa digendong samping yg kakinya ngangkang tu, bayinya dipangku miring, tapi klo bayiny udah bisa ngangkang, dipegang (ditatur) kayak posisi jongkok bisa. Biar gak capek kitanya duduk di kursi, kalo toilet jongkok ya "dingklik" (kursi kayu/plastik kecil buat cuci baju), kalo toilet duduk ibunya duduk ngangkang mepet belakang trs bayinya dipegang. Kalo mau praktis lagi bisa pake ember, gk perlu k toilet, tapi ak agak jijik gimanaa gtu.. Hehe
๐ฉ๐ป ๐ makasih mom sharing nya...๐
๐ฑ๐ป♀ Sama" mom.. Harus telaten n sabar ajaa.. ๐
๐ฉ๐ป Inih super ๐๐ผ
Bunga baru ajarin anak TT 22m ๐
๐๐ผ Setelah bayi umur 7 bulan ke atas, rasanya waktu cepet bgt ya.. Sementara banyak hal yg blm diajari kyk toilet training.. sebentar lagi kudu belajar sapih juga. Wuaah mommy semua super2 !
๐ฑ๐ป♀ Ih tapi kerennn mom lilik, zhafran udah lulus toilet training..
Sayah masih blum sanggup ngajarin tt ๐
๐ฉ๐ป Sudah tau resiko toilet training terlalu dini mom?
๐ฑ๐ป♀ Resikonya apa bu dok?
๐ฑ๐ป♀Terganggu siholohisnya mbak.
๐ฑ๐ป♀ Oo gtu
Berarti kira2 usia brp yh mom ank udh bs toilet training?
๐๐ผ Bukan usianya, tp kemampuannya.
1. Sudah paham, seperti apa BAB dan BAK
2. Sudah jarang ngompol malem hari
Kalo aku minimal itu doang sih.
๐ฑ๐ป♀ kayak mana mak contohnya?
๐ฉ๐ป๐ผ Apa budok?? Gimana gimana?
Kalo aku tujuannya ya itu juga sih, kalo maksa enggak juga sih, kn ngikutin pola bayinya..
Tapiii tunggu jawaban bu nis gimana??
๐ฉ
๐ฉ๐ป⚕ Aku setuju..
Yang jelas kalo aku mah berusaha liat sinyal dari anaknya. Jadi kesannya ibu males. ๐✌๐ป
Nyapih nunggu anaknya yang bilang stop,
TT juga nunggu anaknya yang minta mau mulai pipis dan pup dikamar mandi,
๐ฑ๐ป♀ Nah klo buat TT.. aq mau usahakan TTL.. toilet training with love..(maksa istilahnya✌)
Sesuka mu nak,sesiapnya kamu nak..
Asal jgn ampe 5 thn blum lulus TT ya nak..
Tp klo boleh, sebelum 3 thn ya nak..
Diapers mahal..
Pan lumayan buat nabung LM (logam mulia)..
#emak emak ababil aku mah ๐
๐ฉ๐ป Alhamdulillah sepertinya zhafran gk dlm keadaan terpaksa..
Kalo yg dr bayi itu mungkin untuk pembiasaan aja, tapi zhafran tetep ngertinya kenapa pipis n pup itu d toilet ya baru 2 th, itu pun gara" ngintilin bapak emakny kalo k toilet, akhirnya diajarin deh sm bapaknya gimana pipis bersihinnya gimana
Kalo dr pembiasaan pas bayi tu dia jadi punya kebiasaan risih kalo mau pipis or pup d popok, kecuali kalo bepergian mau gak mau, kadang diumpetin dulu biar mau pipis di popok ๐
๐๐ผ Bu nis.. Klo yg artikel bhs inggris tu yg gak cukup frekuensi pipis yg cuma 2-3x sehari tu buat umur berapa ya?
Soalnya zhafran ni emang irit pipisnya 3-4x sehari tergantung klo mau minum air putih banyak ya pipis banyak, tp klo nenen aja ya bisa 2-3x aja
๐ฉ๐ป๐ผ Makasih BudokNis sharingnya ๐๐ผ๐๐
Divya mulai TT 22m, alhamdulillah sukses diusia 24m plus dapet bonus full lepas popok 24jam krna tidur malem pun dah hampir ga pernah ngompol (dalam 1 bulan paling 1-2x ngompol dikasur) ๐
Agak amazing sebenernya karna sukses TT barengan sama sukses sapih ๐
๐ฑ๐ป♀ Joosss banget kerjasama ibu anak inii.. ๐
๐๐ผ Bukan males budok.
Kalo nurutin sinyal anak, inshaAllah prosesnya wont take long time.
DuLu Jo cuma seminggu TT nya.
Padal dia delayed speech dan belom bisa berkomunikasi.
Tapi uda dapet 2 point di atas.
Kalo TT terlalu dini tuh ada risiko siholohisnya kok, aku pernah denger/baca. Tp aku lupa di grup mana.
Tsaahh sok kebanyakan grup lah ente, Dan. ๐
๐๐ผ Kereen divya..
Mimihnya lebih kereen..
๐๐
๐ฑ๐ป♀ Usia berapa jo Lulus tt nya makjo ?
Ceritain dong
๐๐ผ Dia tersapih sendiri 2th 5hari
Berhasil mulai TT lepas popok 2th 6bulan, tgl 25 April 2014.
(inget bgt kejadian itu)
Aku mulai curiganya kalo aku BAB BAK dia ngintil. Trus dia sebut, "pipis", "ee". Kalo dia ee di clodi, pas aku lepas dia bilang, "ee".
Logikaku bilang, "berati dia uda tau mana pipis mana ๐ฉ"
Kucoba lah hari itu, ga pake clodi. Celana pop doang, sambil sounding, kalo pipis bilang ya?
Kalo kecolongan, aku cuek. Sambil terus sounding. Tp kalo ee uda jelas ke kamar mandi. Tapi di lantai ๐ ga mau naik wese ๐
Awalnya aku ajak pipis tiap 2jam. Tp lama2 aku merasa lebay ๐
Akhirnya 3jam lah.
Seminggu setelah trial n error, kami keluar kota naik mobil temen ayahnya. Deg2an sumprit!!!
Tiap ada mesjid, berhenti, _mipisin_ Jo. Alhamdulillaaahh amaann seharian. ๐
Lantjaarr.. Sampe saat aku mabok hamil Rai, dia ngompol tiap malem. Aku sedih, tapi aku brusaha ga mellow, krn aku yakin, kalo hatinya uda seneng, ngompol ini akan usai.
Bener. Adiknya lair, dia uda ga ngompol ๐ sampe sekarang. ๐
Maap kepanjangan ๐
Inget bgt dulu umur 2th aku diomelin mama tiap hari.
_kok kamu ga lepas2 popok sih? Uda mo 3th lho? Kamu mau, dia sekolah masih popokan? Dst.. Dst.._
*tiap hari* ๐
Aku sampe kesel bgt. Yg punya anak aku kenapa yg rempong situ?
๐
๐ฉ๐ป Nyimak bgt ceritanya..
Berarti klo dari cerita makjo, anakku bentar lagi insyaAlloh bisa di TT nih..
Dia udah tau klo mau mpup..
Tapi belum tau klo mau pipis..
Klo mau mpup bilang..klo mo pipis,ga bilang..secara pake diaper..
Pengen nya sih, sebelum adeknya lahir udah bisa lulus TT..
Hmm, tapi aq nya blum siap nge training nya..
๐
Aduhhh ๐๐
๐ฉ๐ป๐ผ Berarti klo mau lulus TT, harus siap2.. seprei bantal guling bau ompol ya??
Hmm..
๐ฉ๐ป Budok nis ๐๐๐
Aku jadi lega.. kirain akunya yg telat ngajarin TT, karna smpe sekarang anakku 11 bulan, ak masih pake pampers aja, ga ada ngajarin TT samasekali
๐ฉ๐ป⚕ Ini divya kereen.. ๐๐
Farrel sih TT dulu baru WWL.
Masalah TT ini sebenernya faktor kakek nenek juga ngaruh. ๐
Karena kebiasaan di kita itu kan masih berprinsip lebih cepat lebih baik..
Padahal kalo menurut temenku yang tinggal di luar, semua itu ada waktunya. Yang perlu kita pahami adalah "membaca" anak. Jangan sampe kelewat periodenya.
TT training farrel sebenernya 3x. Tapi yang 2x awal itu akhirnya aku stress.
TT pertama itu umur 4bulanan, Omongan almh nenekku buat "tatur" farrel. Diikutin lah awalnya, tapi akhirnya aku stres kalo tiap 2-3 jam mesti bawa anak buat pipis/pup.
Capee.. Akhirnya kabur ke manokwari nyusulin ayahnya farrel. Anaknya pake pampers lagi, tapi perkembangan lainnya ningkat drastis.
*ini kalo kata dsa-nya farrel yaa karena anaknya ngga fokus sama satu kemampuan aja.
Usaha TT kedua itu umur 16 bulanan, dengan target umur 18bulan lepas pampers. *lagi-lagi karena omongan orang. Dan berujung stress ๐๐
Akhirnya nanya sana-sini, ke psikiater favoritku, dikasih taulah buat "liat anaknya" tutup kuping dari omongan orang, tutup mata dari perkembangan anak lain, tapi tetep lihat batasan wajarnya. Damailah hatiku..
Umur 2,5 tahun anaknya minta sekolah karena liat temen-temennya. Disounding dobel antara TT dan WWL alhamdulillah TTnya lancar. Prosesnya ngga sampe sebulan udah lepas pampers, ngompol malem hitungan jari, dan bisa dibilang ngga ngompol kalo siang. Dimanapun dia, langsung ngomong kalo mau pipis/pup.
๐๐ผ Hmm, kira2 anak ku kapan ya siapnya? ๐ค
Kayaknya lebih ke aq nya nih, yg belum siap..
Pengen segera, tp blum mulai2 sounding masalah TT inih ke anaknya..
Dicoba ah..
Semoga cepet Proses nya
๐ฉ๐ป๐ผ Bahas TT ya, Irvin juga blm TT. Pas 20m nyobain TT pas di bogor, alat perang nya dikit, ibunya stress. Padahal anaknya enjoy, cuma seneng aja main air. Sekarang pindah purwokerto, udah 3 minggu aku pikir bisa mulai TT, eh anaknya nangis tiap dibawa ke kamar mandi, Jd ga dilanjutkan lg
๐ฑ๐ป♀ Setauku selama ini memang pipis minimal manusia itu 5-6x sehari.
Sejak asi ekslusif juga kan tau kecukupan asinya dari menghitung banyaknya pipis.. kalo kurang dari itu, yaa dicari penyebabnya, apakah memang karena kurang asupan cairan, atau termasuk "suka nahan pipis"
๐ฉ๐ป Wah lgi ngomongin pipis..
Ikut nimbrung ah,, ๐
Budok, Arkan (2y10m) udah berhasil TT sejak 24m+ skrang udh ga mau pake pospak sma skali.. tapiii, akhir" ini sering nahan pipis, udh pipis di CD 1 tetes baru bilang ๐ kan jadi boros cd ๐
Apa itu hal wajar (di usia segitu suka nahan pipis)? Gimana caranya biar bebep ga nahan" pipis lagi? ๐ฌ
Maap kepanjangan ๐
๐ฉ๐ป⚕ Wajar ngganya aku ngga tau. ๐๐ป
Tapi kalo sering nahan pipis, coba anaknya ditanya kenapa.
Farrel sih suka nahan pipis kalo dia lagi keasikan main.
๐ฉ๐ป Hhii gitu ya budok..
Iya Arkan juga gitu klo lgi asyik main ๐
Klo ditanya kenapa jawabannya "hoyong mbun" ๐
๐ฉ๐ป⚕ Naah.. mungkin karena lagi keasikan main makanya jadi nahan pipis.. ๐
๐ Happy learning..Happy Parenting ๐
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
LEARNING MAMA COPYRIGHT 2017
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Grup whatsapp Learning Mama ( Ibu Pembelajar )
๐ฅFp : Facebook.com/learningmama
๐ธInstagram : Instagram.com/Learningmama.indonesia
๐Web : http://komunitaslearningmama.blogspot.com
๐ฉ CP : Mom Anita ( 081249125905 )